Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Saham Shanghai Ditutup Naik Membukukan Gain Kuartalan Tertajam Sejak 2009

Gambar
Indeks saham China ditutup dengan performa terbaik kuartalan sejak 2009 karena produsen batubara mencatat reli. Saham Datong Coal Industry Co dan Shaanxi Coal Industry Co melonjak setidaknya 3,5% setelah pihak pemerintah setempat mengatakan akan memungut pajak sumber daya berdasarkan harga pasar. Qingdao Haier Co memimpin penurunan untuk konsumen perusahaan tergantung pada pertumbuhan ekonomi setelah indeks manufaktur dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics meleset dari perkiraan. Saham Anhui Conch Cement Co dan Citic Securities Co turun lebih dari 1% di Hong Kong ditengah gejolak politik terbesar di kota tersebut sejak 1960-an. Indeks Shanghai Composite naik 0,3% menjadi 2,363.87 pada sesi penutupan. Indeks acuan naik 15% kuartal ini terkait langkah-langkah reformasi yang akan membendung perlambatan ekonomi dan link pertukaran dengan Hong Kong dapat memicu arus masuk dana. Indeks Purchasing Managers ( PMI ) HSBC 'berada di angka 50.2, lebih rendah dari angk

Bursa Eropa Rebound Dari Level Terendah Lima Minggu

Gambar
Saham-saham Eropa menguat, rebound dari level terendah lima pekan, karena investor menunggu rilis data kepercayaan konsumen AS untuk mengetahui kekuatan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Bursa saham berjangka AS sedikit berubah, sementara saham Asia turun. Index Stoxx 600 Eropa naik 0,2 % ke level 341,59 pada pukul 08:10 pagi di London. Indeks ekuitas turun 0,4 % kemarin, menghentikan kenaikan kuartalan kelima berturut-turut, setelah saham perbankan tergelincir dan data menunjukkan kepercayaan ekonomi di wilayah tersebut turun ke level terendah sejak November. Indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 % hari ini. Sementara index MSCI Asia Pacific turun 0,4 % ke level terendah empat bulan pasca protes pro-demokrasi terus berlanjut di Hong Kong. Di tengah tanda-tanda pertumbuhan yang lebih lemah di Eropa, investor juga telah mengkaji data AS sebagai petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga. Laporan Conference Board pada pukul 10:00 pagi di New York diprediksi ak

Produksi Industri Menurun Akibatkan Saham Jepang Ditutup Melemah

Gambar
Saham Jepang ditutup turun, dengan indeks Topix memangkas gain kuartalan, karena produksi industri menurun dan yen menguat ditengah meningkatnya gejolak di Hong Kong. Saham Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, turun 0,4%. Daikin Industries Ltd, produsen AC yang mendapat sekitar 18%n pendapatan dari China, merosot 3,6%. Saham Sumitomo Corp, perusahaan perdagangan Jepang terbesar keempat, anjlok 12%, memimpin penurunan pada kelompok industri, seiring memangkas profitnya yang diperkirakan sebesar 96%. Saham Sega Sammy Holdings Inc, produsen mesin game, naik 0,1%, menghapus penurunan sebelumnya, setelah seorang anggota parlemen majelis mengatakan bahwa Jepang akan meloloskan sebuah RUU legalisasi permainan kasino. Indeks Topix turun 0,8% ke level 1,326.29 pada sesi penutupan perdagangan di Tokyo dengan semua kecuali tiga dari 33 kelompok industri yang menurun. Indeks kuartal didutup 5,1% lebih tinggi dan mencatat kenaikan 3,8% bul

Dolar Pangkas Gain Kuartalan Terbaiknya Sejak 2008

Gambar
  Dolar memangkas gain terbaik kuartalan sejak 2008 karena indikator teknis mengisyaratkan reli terlalu cepat terjadi. Indeks dolar terhadap 10 mata uang utama mencapai tingkat yang paling jenuh kemarin. Mata uang AS telah naik setidaknya 1,8% terhadap semua dari 16 mata uang yang paling aktif sejak 30 Juni lalu terakit prospek Federal Reserve yang akan meningkatkan pinjaman biaya di tahun depan. Dolar turun 0,2% ke level 109,33 Â¥ pada 13:10 di Tokyo dari kemarin, ketika naik ke level 109,75, yang tertinggi sejak Agustus 2008. Greenback stagnan pada level $ 1,2690 per euro setelah menguat ke level $ 1,2664 kemarin, level terkuat sejak November 2012. Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri mata uang terhadap 10 mata uang utama, turun 0,1% menjadi 1,067.88. Ini mengalami kenaikan sebesar 6,4% sejak 30 Juni, bersiap berada pada kuartal terbaik sejak September 2008. Kemarin RSI 14-hari mencapai rekor 84.80, sebelum kemudian melemah ke level 82,13. Angka di at

Emas Dekati 9 Bulan Terendah Di Kuartal Pertama

Gambar
Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam sembilan bulan terakhir, serta berada di jalur penurunan di kuartal pertama tahun ini, karena prospek yang lebih tinggi biaya pinjaman AS sehingga mendorong dolar berada di kuartal terbaiknya sejak krisis keuangan lalu. Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,217.14 per ons pada 9:22 pagi di Singapura. Logam ini telah mengalami penurunan sebanyak 8,3% sejak akhir Juni lalu, jatuh pada 25 September di level $ 1,207.04, merupakan level terendah sejak 2 Januari dan menghapus gain sebebanyak 0.5% tahun ini yang sebagian dipicu oleh ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah. Pada tahun 2013 emas merosot sebesar 28% terkait ekspektasi The Fed yang akan mengurangi pembelian aset dikarenakan perekonomian sudah mengalami pemulihan. Indeks Spot Dollar Bloomberg meningkat 6,6% di kuartal ini, merupakan yang terbesar sejak tiga bulan terakhir sampai September 2008. Para otoritas The Fed telah menaikkan perkira

Penurunan Produksi Industri Tekan Bursa Jepang, Yen Menguat

Gambar
Saham-saham Jepang melemah, dengan indeks Topix menghentikan keuntungan kuartalan, setelah produksi industri turun dan yen menguat di tengah meningkatnya kerusuhan di Hong Kong. indeks Topix turun 0,3 % ke level 1,333.79 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo, dengan 25 dari 33 kelompok industri mengalami penurunan. Indeks tersebut menuju kemajuan kuartal ini sebesar 5,6 % dan mengalami gain bulan ini sebesar 4,3 %. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,4 % ke level 16,238.06. Yen menguat 0,1 % ke level 109,41 per dolar setelah kemarin turun 0,2 %. Data hari ini menunjukkan produksi industri Jepang turun 1,5 % pada bulan Agustus dari Juli, saat naik 0,4 %. Laporan lain menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 % dari 3,8 % pada bulan sebelumnya dan belanja ritel naik 1,9 % setelah turun 0,5 % pada bulan Juli. Puluhan ribu pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan di Hong Kong sepanjang malam untuk menekan pemilu terbuka dan meminta pengunduran diri ketua eksekutif L

Emas Naik Terkait Konflik di Hong Kong

Gambar
Emas berjangka naik seiring penurunan indeks ekuitas global mendorong permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif. Saham-saham jatuh karena puluhan ribu pengunjuk rasa melakukan demonstrasi di Hong Kong, mendesak untuk pemilu yang bebas dan terbuka. Sementara emas anjlok sebesar 5,3 persen pada bulan September, pada laju penurunan bulanan terbesar tahun ini, di tengah unjuk rasa untuk catat saham AS dan seiring dolar naik ke level tertingginya sejak 2010 lalu terhadap 10 mata uang utama. Emas berjangka untuk pengiriman bulan Desember naik sebesar 0,3 persen ke level $ 1,218.80 per ons pada pukul 1:42 di Comex New York. Emas pada kuartal ini merosot sebesar 7,8 persen, menuju penurunan pertama pada tahun ini. (knc) Sumber : Bloomberg

Emas Dekati Level Terendah Sejak Januari Terkait Penguatan Dolar

Gambar
Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam hampir sembilan bulan terakhir karena dolar naik ke level tertinggi empat tahun ditengah prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi karena memulihnya perekonomian di Amerika. Platinum anjlok ke level terendah 15-bulan. Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,3% menjadi $ 1,215.35 per ons, dan diperdagangkan di level $ 1,218.22 pada 02:36 di Singapura. Logam ini telah mengalami penurunan sebanyak 5,4% bulan ini, setelah jatuh pada 25 September lalu ke level $ 1,207.04, merupakan level terendah sejak 2 Januari dan dalam jarak 0,5% menghapus gain di tahun ini. Emas menuju penurunan kuartalan pertama tahun ini karena Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 6,6%. Sementara itu Belanja konsumen AS menyumbang sekitar 70% dari GDP (Gross Domestic Product). Emas untuk pengiriman Desember naik 0,3% menjadi $ 1.219 per ons di New York Comex. Holdings di SPDR Gold Trust, produk yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung

Dolar Aussie Melemah Terkait Kebijakan RBA

Gambar
Bearish dolar Australia memiliki satu alasan lagi untuk menjual mata uang utama berkinerja terburuk dalam bulan ini: para pembuat kebijakan mencari cara-cara baru untuk meredakan harga perumahan. Aussie telah anjlok 6,8 % dalam bulan ini ke level 87,04 sen AS pada pukul 13:10 siang di Sydney, penurunan terbesar di antara Kelompok 10 mata uang setelah dolar Selandia Baru. Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens mengisyaratkan pekan lalu bahwa regulator mempertimbangkan aturan pinjaman yang membatasi hipotek kepada investor yang mendistorsi pasar perumahan. Spekulasi terkait berapa banyak RBA akan meningkatkan suku bunganya setelah lebih dari 12 bulan tenggelam ke 3 basis poin dari 14 pada 18 September yang lalu, menurut sebuah indeks Credit Suisse Group AG berdasarkan swap. Stevens, yang menegaskan skeptisisme tentang efektivitas yang disebut alat makro-prudential, tetap saja melempar dukungannya di belakang tindakan yang akan memungkinkan bank sentral untuk

Minyak Mentah WTI Catat Penurunan Diikuti Jenis Brent

Gambar
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun dari level tertingginya dalam tujuh hari terakhir karena meredanya kekhawatiran atas risiko gangguan pasokan di Timur Tengah. Minyak jenis Brent juga turun di London. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,7% di New York. Harga membukukan kenaikan mingguan kedua pada 26 September kemarin dan diperdagangkan turun terhadap Brent dalam setahun terakhir karena persediaan yang cukup serta melindngi pasar global dari kampanye militer AS terhadap Negara Islam. Terkait serangan terbaru yang dilakukan selama akhir pekan ini, pesawat Amerika Serikat, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menyerang empat kilang modular di Suriah yang dikuasai oleh kelompok ekstremis, menurut Komando pusat Amerika. WTI untuk pengiriman November turun sebanyak 62 sen ke level $ 92,92 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 92,99 pada 9:10 pagi waktu Singapura. Kontrak naik sebesar $ 1,01 ke level $ 93,54

Aksi Demonstrasi Tekan Bursa Hong Kong dan Dolar HK

Gambar
Saham-saham Hong Kong jatuh ke level terendah dua bulan, dolar HK turun dan volatilitas pasar ekuitas melonjak di tengah sikap keras pihak kepolisian terhadap para demonstran sejak kota tersebut kembali ke pemerintahan China. Indeks acuan Hang Seng tenggelam 1,3 % pada pukul 09:50 pagi di Hong Kong ke level intraday terendah sejak 18 Juli yang lalu setelah saham pengembang dan peritel jatuh. Indeks MSCI Hong Kong menuju penurunan terbesar dalam setahun, sementara indeks saham volatilitas melonjak 15 %, siap untuk lonjakan terbesar sejak bulan Februari. Dolar HK turun 0,03 % ke level HK $ 7,7602 per dolar. Ribuan demonstran pro-demokrasi melumpuhkan sebagian Hong Kong pagi ini, memblokir jalan-jalan di kawasan pusat bisnis setelah bentrokan akhir pekan lalu di mana polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotan merica. Bentrokan tersebut menambah kekhawatiran terhadap penurunan penjualan ritel dan kenaikan suku bunga AS yang memicu penurunan 6,5 % dalam indeks Hang

Emas Berada di Dekat Level Terendah, Tertekan oleh Penguatan Dolar

Gambar
Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam hampir sembilan bulan setelah dolar naik ke level tertinggi empat tahun di tengah prospek biaya pinjaman yang lebih tinggi akibat membaiknya ekonomi AS. Platinum diperdagangkan mendekati level terendah 15-bulan. Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,2 % ke level $ 1,216.02 per ons, dan diperdagangkan di level $ 1,218.86 pada pukul 8:48 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam kuning tersebut telah turun 5,3 % dalam bulan ini, setelah melemah ke level $ 1,207.04pada 25 September lalu, yang merupakan level terendah emas sejak 2 Januari dan berada 0,5 % dari penghapusan gain tahun ini. Emas menuju penurunan kuartalan pertama tahun ini pasca Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 6,4 %. Laporan hari ini diprediksi akan menunjukkan data pengeluaran pribadi di AS diperluas pada bulan Agustus setelah data pekan lalu menunjukkan ekonomi terbesar dunia tersebut mengalami pertumbuhan terbesar sejak tah

Bursa Saham Jepang Menguat, Yen Tertekan Data Pertumbuhan AS

Gambar
Saham-saham Jepang naik, dengan indeks Topix mengalami reli dari penurunan terbesar dalam tujuh minggu, setelah eksportir menguat terhadap pelemahan yen akibat penguatan data ekonomi AS. Indeks Topix naik 0,6 % ke level 1,339.79 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo, dengan semua kecuali tiga saham dari 33 kelompok industri yang menguat. Indeks tersebut turun 1,1 % pada 26 September yang lalu, yang merupakan penurunan terbesar sejak 8 Agustus yang lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,7 % ke level 16,339.48 hari ini. Yen melemah 0,1 % ke level 109,36 per dolar setelah pada 26 September turun 0,5 %. Ekonomi AS tahunan tumbuh 4,6 % yang pada kuartal kedua, memicu spekulasi atas timeline Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dengan data payrolls bulanan akan di rilis dalam minggu ini. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 kehilangan 0,2 % hari ini. Indeks tersebut mengalami kenaikan tajam dalam lima minggu pada 26 September pasca laporan data perusahaan yan

Dolar Tahan Gain Pasca Data GDP, Indeks Berjangka AS Turun Diikuti Minyak Mentah

Gambar
Dolar mendekati level tertinggi enam tahun terhadap yen pasca data ekonomi Amerika yang kuat mendorong tingkat suku bunga ke level yang lebih tinggi. Indeks saham berjangka turun diikuti minyak mentah dan utang Australia. Greenback stabil di level 109,42 ¥ pada 08:24 pagi di Tokyo setelah naik sebanyak 0,7% pada 26 September lalu, sementara dolar Australia merosot ke level terendah tujuh bulan. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun sebanyak 0,2% setelah Indeks ekuitas AS naik 0,9% pada September 26, penurunan mingguan terburuk dalam dua bulan terakhir. Nikkei 225 Stock Average berjangka yang tahan kenaikan di Chicago. Minyak jatuh setidaknya 0,3%, seiring perak turun 0,4%. Obligasi Australia diikuti Treasuries AS berada pada level yang lebih rendah. Ekonomi AS tumbuh 4,6% pada kuartal kedua, merupakan laju tercepat sejak 2011 lalu, memicu spekulasi atas timeline untuk tingkat Federal Reserve meningkat dengan data payrolls bulanan karena minggu ini. Treas

Saham Eropa Turun Terkait Investor Tunggu Data GDP AS

Gambar
Saham Eropa turun untuk hari kedua karena investor menunggu data produk domestik bruto GDP AS sebagai acuan prospek suku bunga di ekonomi terbesar dunia itu. Indeks saham berjangka AS stagnan, sementara saham Asia turun. Indeks Stoxx Europe 600 turun sebesar 0,3 persen ke level 340,46 pukul 08:08 pagi di London. Indeks ekuitas menuju penurunan mingguan sebesar 2,3 persen, terkait investor menilai kesehatan perekonomian di zona euro dan juga kebijakan stimulus dari bank sentral. Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik kurang dari 0,1 persen pada hari ini, sedangkan Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 1 persen. Sementara itu GDP AS naik sebesar 4,6 persen pada kuartal kedua, lebih dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,2 persen yang dirilis pada bulan Agustus kemarin, menurut survei Bloomberg jelang laporan Departemen Perdagangan hari ini. Di Inggris, anggota parlemen akan melakukan pemilihan hari ini apakah akan member wewenang serangan udara terhadap Negara I

China H Share Menuju Penurunan Mingguan Ketiga Pada Sesi Siang

Gambar
Saham China jatuh di Hong Kong, dengan indeks acuan menuju penurunan mingguan ketiga secara beruntun, karena perusahaan produsen energi dan perusahaan keuangan catat penurunan. Saham China Petroleum & Chemical Corp, perusahaan kilang minyak terbesar di Asia, turun 2%, sementara China Shenhua Energy Co turun ke level terendah dalam dua bulan terakhir. China Pacific Insurance (Group) Co turun 1,6%. Want Want China Holdings Ltd memimpin penurunan pada produsen pokok konsumen. Indeks Hang Seng China Enterprises Index turun 0,4% ke level 10,593.56 pada tengah hari waktu istirahat, mencatat penurunan selama sepekan terakhir menjadi 1,8%. Indeks tersebut turun 7,1% dari tahun ini pada 8 September lalu akibat kekhawatiran pemerintah mengenai stimulus yang akam memacu pertumbuhan ekonomi Indeks Hang Seng merosot 0,5%, siap untuk penutupan terendah dalam dua bulan terakhir. Indeks CSI 300 yang merupakan perusahaan terbesar di China turun 0,1%. Indeks Shanghai Composite n

Emas Menuju Kenaikan Mingguan Pertama Bulan Ini

Gambar
Emas menuju kenaikan mingguan pertama pada bulan ini terkait menurunnya ekuitas global dan ketegangan di Timur Tengah yang mendorong permintaan terhadap safe heaven, menanggulangi ekspektasi yang lebih tinggi terhadap biaya pinjaman AS. Bullion untuk pengiriman segera naik sebesar 0,4 persen ke level $ 1,226.90 per ounce pukul 9:46 pagi di Singapura, memperpanjang kenaikannya sebesar 0,4 persen kemarin, menurut harga Bloomberg. Sementara logam naik sebesar 0,9 persen pekan ini, rebound dari penurunannya pada 22 September kemarin ke level $ 1,208.40, yang meruoakan level terendah sejak 2 Januari lalu. Emas berada di laju penurunan kuartalan pertama tahun ini karena Indeks Bloomberg Dollar Spot naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Sementara sebuah laporan hari ini mungkin menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih dari yang diperkirakan sebelumnya pasca data kemarin menunjukkan klaim pengangguran berkurang dari perkiraan. Arab Saudi, Yordania, Bahrain, Qatar d

Dolar Dekati Level 4-Thn Tertinggi, Pertumbuhan Ekonomi AS Dukung Prospek Suku Bunga The Fed

Gambar
Acuan mata uang dolar mendekati level tertinggi dalam empat tahun terakhir terhadap 10 mata uang utama dunia terkait prospek pertumbuhan ekonomi AS yang membaik sehingga meningkatkan harapan Federal Reserve untuk menaikkan biaya pinjaman pada tahun depan. Mata uang AS telah meningkat terhadap 16 mata uang dunia yang diperdagangkan bulan ini karena The Fed berada pada laju untuk mengakhiri program pembelian obligasi, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif, pada bulan Oktober nanti. Mata uang yen menuju kenaikan pada pekan pertama sejak awal Agustus kemarin terkait AS meningkatkan serangan pemboman terhadap militan Negara Islam (ISIS) dari Irak sampai ke Suriah, sehingga meningkatkan permintaan untuk mata uang Jepang sebagai safe haven. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang memantau mata uang AS terhadap 10 mata uang utama dunia, stagnan pada level 1,061.60 pukul 08:41 pagi di Tokyo pasca sebelumnya naik ke level 1,062.75 kemarin, yang merupakan penutupan tertinggi

Bursa Saham AS Di Tutup Turun 1,6 %

Gambar
Saham-saham AS mengalami penurunan terbesar dalam delapan minggu terakhir setelah saham Apple Inc. anjlok dan tumbuhnya kekhawatiran atas ketegangan di luar negeri. Dolar memperpanjang level tertinggi empat tahun setelah membaiknya data ekonomi memicu spekulasi bahwa Federal Reserve bergerak lebih dekat untuk menaikkan suku bunga. Indeks Standard & Poor 500 kehilangan 1,6 % pada pukul 04:00 sore di New York, jatuh di bawah harga rata-rata selama 50 hari terakhir untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus. Indeks Nasdaq 100 turun 2,1 %, penurunan terbesar sejak April, Apple turun 3,8 %. Indeks MSCI Emerging Markets turun 1 %. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik untuk hari kelima dan euro menyentuh level terendah 22-bulan. Yield Treasury dengan tenor 10-tahun turun 6 basis poin menjadi 2,51 % untuk penurunan terbesar dalam tiga minggu. Emas menguat, menghentikan penurunan. Ekuitas jatuh dan dolar melonjak pada pagi hari setelah data pesanan peralatan dan klaim pengang

Penurunan Dalam Ekuitas AS Angkat Harga Emas

Gambar
Emas berjangka naik karena penurunan ekuitas AS menghidupkan kembali permintaan untuk aset alternatif. Indeks Standard & Poor 500 menuju penurunan terbesar sejak bulan Juli. Emas telah jatuh 5,1% dalam bulan ini di tengah reli menuju rekor untuk saham AS. Bullion juga mengalami rebound hari ini setelah dolar memangkas gain. Logam tersebut bergerak lebih dekat untuk menghapus kenaikan dalam tahun 2014 pasca greenback menguat ke level tertinggi empat tahun terhadap pair-nya, memotong daya tarik logam sebagai investasi alternatif. Bullion sedang menuju penurunan kuartalan pertama tahun ini di tengah spekulasi bahwa pemulihan perekonomian AS akan membuat Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga sebelum rekan-rekan. Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,2% untuk menetap di level $ 1,221.90 per ons pada pukul 1:40 siang di bursa Comex New York, setelah mencapai $ 1,206.60, yang merupakan level terendah untuk kontrak teraktif sejak 2 Januari yang lalu.

Dolar Naik Ke Level 4-Tahun Tertinggi; Logam Melemah

Gambar
Dolar naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir dan logam mulia melemah pasca meningkatnya penjualan rumah baru AS yang menandakan kekuatan ekonomi terbesar dunia itu. Saham China di Hong Kong turun terkait industri logam dan mata uang yuan pasca negara itu mengatakan menemukan penipuan perdagangan sebesar $ 10 miliar. Indek Bloomberg Dollar Spot naik sebesar 0,3 persen pukul 07:18 pagi di London terkait dolar Selandia Baru tutun ke level terendah dalam satu tahun terakhir pasca bank sentral mengatakan sekali lagi bahwa kenaikan itu tidak berdasar. Sementara itu perak, platina dan paladium turun sebesar 1 persen. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,6 persen sementara tembaga turun sebesar 0,2 persen. Indeks berjangka Standard & Poor 500 turun sebesar 0,1 persen dan kontrak pada Indeks Euro Stoxx 50 stagnan. Beberapa bank telah memainkan peran dalam perdagangan palsu di pelabuhan Qingdao, Wu Ruilin, menurut wakil kepala Administrasi Negara

Cadangan Minyak A.S Berkurang, Perdagangan WTI Dekati 1-Pekan Tertinggi; Brent Stabil

Gambar
Sept. 25 � Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati harga tertingginya selama hampir sepekan terakhir sehubungan menurunnya tingkat cadangan minyak mentah A.S, sementara minyak mentah jenis Brent yang berada di London mengalami penguatan. Pasca kenaikan harga minyak sebesar 1.4% kemarin di New York, kontrak berjangka telah mengalami sedikit perubahan, cadangan minyak mentah menyusut sebanyak 4.27 Juta barel menuju ke level 358 Juta dalam pekan yang berakhir pada tanggal 19 September yang lalu, berdasarkan pernyataan dari pihak kelompok statistik Departemen Sumber daya Energi hari Rabu kemarin. Para analis telah memperkirakan kenaikan sebesar 750,000 barel dalam survey berita analis Bloomberg, sementara itu menurut informasi dari Pentagon bahwa pesawat tempur A.S dan Arab telah menyerang penyulingan minyak kecil di bagian Timur Suriah yang dikendalikan oleh pihak ekstrimis ISIS. Selain itu WTI untuk pengiriman November berada

Indeks Saham Berjangka Asian Menguat Merespon Reli Dalam Bursa AS

Gambar
Indeks saham berjangka Jepang, Korea Selatan dan Australia naik setelah rebound dalam ekuitas AS setelah penjualan rumah baru naik dan saham-kesehatan mengalami reli. Euro menghentikan penurunan terhadap dolar. Indeks berjangka Nikkei 225 Stock Average menguat 1,4% pada sesi perdagangan terakhir di Chicago dan 0,9% di Osaka. Kontrak pada indeks Kospi dan indeks S&P/ASX 200 naik 0,4%. Indeks S&P 500 sedikit berubah pada pukul 07:01 pagi di Tokyo setelah indeks yang mendasarinya menghentikan penurunan tiga hari. Euro bertahan di level $ 1,2780 setelah kemarin turun di bawah $ 1,28 untuk pertama kalinya dalam 14 bulan terakhir. Data kemarin menunjukkan penjualan rumah baru AS melonjak 18% ke 504.000 laju tahunan, terbesar sejak Mei 2008. Perkiraan rata-rata dari 74 ekonom yang disurvei Bloomberg menyerukan kenaikan menjadi 430.000. Kenaikan satu bulan yang terbesar sejak Januari 1992.(frk) Sumber : Bloomberg

Penjualan Rumah Baru Naik, Angkat Bursa Saham AS Ditutup Menguat 0.8%

Gambar
Bursa Saham AS rebound setelah Indeks Standard & Poor 500 menderita 3 hari penurunan, penguatan hari ini akibat penjualan rumah baru naik ke level 6 tahun tertingginya dan saham-saham alat kesehatan reli. Indeks S&P 500 menguat sebesar 0.8% ke level 1,998.49 pukul 4 sore waktu New York, kenaikan tajam sejak 18 Agustus lalu. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average naik 155.60 poin atau 0.9% ke level 17,211.47. Indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 1.4% selama 3 hari menderita pelemahan secara berturut-turut, penurunan ke-6 sepanjang tahun 2014 ini, setelah sebelumnya ditutup pada rekornya di tanggal 18 September lalu. Acuan saham tersebut belum pernah melemah dalam 4 hari secara berturut-turut sejak Desember tahun lalu dan sepanjang tahun 2014 ini telah mengalami kenaikan sebesar 8.1%. Rilis data hari ini menunjukkan penjualan rumah baru di AS bulan Agustus lalu naik ke level tertingginya dalam lebih dari 6 tahun terakhir, sebuah pertanda bahw

Emas Tertekan oleh Penguatan Dolar Terhadap Kenaikan Data Perumahan AS

Gambar
Emas berjangka turun karena dolar menguat ke level tertinggi empat tahun, meredam permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif. Platinum memperpanjang kemerosotan ke level terendah sembilan bulan. Greenback menguat ke level tertinggi sejak Juni 2010 terhadap pair-nya pasca AS melaporkan lonjakan penjualan rumah baru pada bulan Agustus. Kuartal ini, emas telah merosot 7,8%, sementara dolar menguat 5,6%. Emas menyentuh level terendah delapan bulan di level $ 1,208.80 per ons pada 22 September setelah Federal Reserve menaikkan proyeksi suku bunga AS untuk tahun 2015, membatasi permintaan untuk lindung nilai terhadap inflasi. Logam juga telah menurun pasca ekuitas melonjak ke rekor minggu lalu. Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,2% untuk menetap di level $ 1,219.50 pada pukul 1:45 siang di bursa Comex New York. Kemarin, logam kuning tersebut naik 0,3% akibat Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain dan Qatar mengambil bagian dalam gelom

Yen Tekan Saham Jepang Ditengah Konflik Timur Tengah

Gambar
Saham Jepang turun, dengan indeks Topix menuju penurunan terbesarnya dalam tujuh pekan terakhir pasca liburan kemarin, karena mata uang yen menguat di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah dan juga mengikuti penurunan ekuitas AS. Saham Nomura Holdings Inc turun sebesar 2,4 persen merupakan laju penurunan antara broker. Saham Yokohama Rubber Co turun sebesar 3,7 persen karena rating investasi dipangkas oleh Citigroup Inc. Saham Daiei Inc menguat sebesar 17 persen terkait laporan Aeon Co akan membeli beberapa saham operator supermarket tersebut. Saham Machinery maker Amada Co. naik sebesar 2,4 persen pasca sebuah laporan laba usaha perusahaan akan mengalahkan perkiraan sebelumnya. Indeks Topix turun sebesar 0,6 persen ke level 1,323.47 pukul 12:44 siang di Tokyo, dengan sekitar lima saham yang turun untuk setiap tiga saham yang naik. Indeks acuan ini siap untuk melakukan penurunan terbesar sejak 8 Agustus kemarin. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,

WTI Fluktuasi Jelang Rilis Data Cadangan Minyak AS

Gambar
West Texas Intermediate berayun antara keuntungan dan kerugian jelang data persediaan yang mungkin menandakan kekuatan permintaan bahan bakar di AS, sebagai konsumen minyak terbesar di dunia. Sementara brent stabil di London. Kontrak berjangka stagnan di New York pasca naik sebesar 0,8 persen kemarin. Stok minyak mentah mungkin meningkat sebesar 750.000 barel pekan lalu sampai 363 juta, menurut survei Bloomberg News jelang rilis laporan dari Administrasi Informasi Energi hari ini. Arab Saudi dan Qatar adalah salah satu negara yang tergabung dalam gelombang pertama serangan udara yang dipimpin oleh AS di Suriah melawan Negara Islam (ISIS). WTI untuk pengiriman November berada di level $ 91,55 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, WTI turun sebesar 1 sen, pukul 11:41 siang waktu Sydney. Kontrak tersebut naik sebesar 69 sen ke level $ 91,56 kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sebesar 40 persen di bawah RSI 100 hari. Harga

Emas Bertahan Diatas Level Terendah Januari

Gambar
Emas Bertahan Diatas Level Terendah Januari Karena Ketegangan Dinilai Dengan Suku Bunga Emas bertahan di atas level delapan bulan terakhir karena investor mengkaji ketegangan yang semakin tinggi di Timur Tengah dibandingkan ekspektasi untuk biaya kreditur yang lebih tinggi di AS. Sementara palladium naik untuk hari kedua. Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,222.88 per ounce pukul 9:25 pagi di Singapura lebih tinggi dibandingkan kemarin di level $ 1,223.42, sementara logam naik ke level tertinggi satu pekan terakhir ke level $ 1,234.68, menurut harga Bloomberg. Bullion turun pada 22 September kemarin ke level $ 1,208.40, merupakan level terendahnya sejak 2 Januari lalu, karena Indeks Spot Bloomberg Dollar menguat ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Sementara itu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain dan Qatar semua bergabung dengan gelombang pertama serangan udara yang dipimpin AS terhadap militan Negara Islam di Suriah peka

Bursa Asia Menuju Ke Level Penutupan Terendah Sejak Juni

Gambar
Saham Asia turun untuk hari ketiga, dengan indeks acuan regional menuju pada penutupan terendahnya dalam lebih dari tiga bulan terakhir, menyusul penurunan ekuitas AS dan karena mata uang yen menguat. Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,1 persen ke level 142,99 pukul 09:01 di Tokyo, bersiap untuk penutupan terendahnya sejak 4 Juni lalu. Indeks Standard & Poor 500 turun untuk hari ketiga kemarin pasca tindakan tegas pemerintah pada penggabungan penghematan pajak, perlambatan pertumbuhan manufaktur di zona euro dan terkait konflik di Timur Tengah yang meningkat. Saham Asia turun sebesar 4,2 persen kemarin dan merumakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir pada bulan Juli lalu di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi China yang melambat. Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,7 persen diperdagangkan kembali dari liburan kemarin. Mata uang yen menguat sebesar 0,3 persen ke level 108,58 per dolar. Indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,1 persen. Indeks

Serangan Udara di Suriah Angkat Harga Emas Dari Level Terendah

Gambar
Emas naik dari level terendah delapan bulan pasca serangan udara di Suriah mendorong permintaan untuk logam sebagai save haven. Amerika Serikat dan sekutu Arabnya meluncurkan rentetan serangan udara terhadap posisi negara Islam di Suriah atau ISIS. Penjualan koin emas oleh US Mint mencapai 43.200 ons selama pada bulan September, membuatnya menuju bulan terbaik sejak bulan Juni dan melebihi total penjualan di bulan Agustus sebesar 73%. Bullion melemah 7,6% dalam kuartal ini. Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,3% untuk menetap di level $ 1.222 per ons pada pukul 1:37 siang di bursa Comex New York. Kemarin, harga emas mencapai $ 1,208.80, level terendah untuk kontrak teraktif sejak 2 Januari yang lalu, dan mengakhiri tahun 2013 di level $ 1,202.30. Perdagangan adalah 21 persen di atas rata-rata untuk 100 hari terakhir untuk hari ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Logam kuning menuju penurunan bulanan kedua dalam tiga kekhawatiran bahwa Fed

Brent Rebound Dari Level 1-Pekan Terendah Terkait Manufaktur China; WTI Menguat

Gambar
Brent naik dari level terendah dalam satu pekan terakhir pasca diluar perkiraan acuan manufaktur China, merupakan sinyal peningkatan permintaan dari China. West Texas Intermediate naik di New York. Kontrak berjangka naik sebesar 0,5 persen di London. Indeks Manajer Pembelian awal dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics berada di level 50,5 untuk September, dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari 50 yang di survei Bloomberg News dari analis dan pembacaan berda di level 50,2 untuk Agustus kemarin. Stok bensin AS kemungkinan turun untuk pekan kedua, menurut sebuah survei menunjukkan jelang rilis laporan Administrasi Informasi Energi besok. Brent untuk pengiriman November naik sebesar 51 sen ke level $ 97,48 per barel di ICE Futures Europe exchange dan berada di level $ 97,37 pada pukul 12:13 siang waktu Seoul. Brent turun dari $ 1,42 ke $ 96,97 kemarin, merupakan penutupan terendah sejak 15 September kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan sekitar 3

Emas Dekati Level Terendah Januari Karena Tekanan Dolar

Gambar
Emas Mendekati level delapan bulan terendah karena investor mengkaji penguatan dolar terhadap ekuitas dan komoditas lainnya. Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,215.55 per ounce pukul 8:47 pagi di Singapura lebih tinggi di bandingkan level $ 1,215.08 kemarin, logam turun ke level $ 1,208.40, merupakan level terendah sejak 2 Januari lalu, menurut harga Bloomberg. RSI 14-hari tertahan di bawah 30 untuk hari kesembilan pada hari ini, merupakan sinyal untuk beberapa investor bahwa harga mungkin siap untuk rebound. Bullion berada di laju penurunan pada kuartalan pertama di tahun ini karena Indeks Bloomberg Dollar Spot naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir dan gejolak geopolitik di seluruh dunia membuat emas reli sebesar 10 persen pada semester pertama mereda. Tembaga dan minyak turun terkait saham global kemarin karena Menteri Keuangan China Lou Jiwei meredam spekulasi bahwa pemerintah akan menerapkan stimulus besar-besaran. Holdings d

Saham Lapis Ke-3 Turun, Antarkan Bursa Saham AS Ditutup Melemah 0.8%

Gambar
Bursa Saham AS melemah, penurunan tersebut dipimpin oleh saham-saham lapis ke-3 dan komoditas yang turun ke level 5 tahun terendahnya setelah menteri keuangan China menurunkan spekulasi stimulus dan penjualan rumah bekas (existing home) di AS secara mengejutkan turun. Sementara itu, obligasi Treasury pemerintah AS catat kenaikan. Indeks Standard & Poor 500 melemah sebesar 0.8% pukul 4 sore waktu New York setelah pekan lalu mencapai rekornya. Indeks MSCI All-Country World turun sebesar 0.8% dan Indeks MSCI Emerging Market melemah sebesar 1.4%, pelemahan tajam sejak Maret lalu. Indeks Russell 2000 yang merupakan indeks saham lapis ke-3 tergelincir sebesar 1.5%, penurunan tajam sejak Juli silam. Sementara imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS dengan tenor 10 tahun turun 2 basis poin atau sebesar 2.56%. Di lain pihak, mata uang negara produsen komoditas seperti rand Afrika Selatan dan dollar Australia catat penurunan. Tembaga dan minyak mentah Brent catat penuru

Penurunan Ekuitas Dongkrak Emas Dari Level Terendah 8 Bulan

Gambar
Emas berjangka naik dari level terendah delapan bulan karena penurunan dalam ekuitas mendorong permintaan untuk logam mulia sebagai investasi alternatif. Perak memperpanjang kemerosotan dalam empat tahun terakhir. Indeks S&P 500 turun sebanyak 1%. Data pembelian rumah AS yang sebelumnya dimiliki merosot pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam lima bulan, menurut data pemerintah. Komoditas turun ke posisi terendah lima tahun, dipimpin oleh logam industri dan sektor pertanian. Di bursa Comex New York, emas berjangka untuk pengiriman Desember menguat 0,1% untuk menetap di level $ 1,217.90 per ons pada pukul 13:36 siang. Sebelumnya, harga emas menyentuh level $ 1,208.80, level terendah untuk kontrak teraktif sejak 2 Januari yang lalu. Logam, yang melonjak ke level $ 1,392.60 pada bulan Maret, hampir menghentikan gain dalam tahun ini. Pada 31 Desember yang lalu, harga menetap di level $ 1,202.30. Emas telah turun 7,9% dalam kuartal ini, sementara dolar telah n

Penurunan Di Saham Small-Caps Tekan Bursa AS

Gambar
Saham-saham AS mengalami pelemahan, dipimpin oleh saham small-caps, dan komoditas anjlok ke posisi terendah lima tahun akibat menteri keuangan China meredam harapan akan stimulus dan penjualan rumah AS secara tak terduga turun. Obligasi menguat. Indeks S&P 500 turun 0,7% pada pukul 12:55 siang di New York, setelah mencapai rekor pada minggu lalu. Indeks MSCI All-Country World turun 0,8% dan Indeks MSCI Emerging Markets anjlok 1,5% ke level terendah sejak bulan Juni. Indeks Russell 200 untuk perusahaan kecil turun 1,4%, penurunan terbesar sejak bulan Juli. Yield Treasury dengan tenor 10-tahun turun 2 basis poin menjadi 2,56%. Dolar Australia memimpin mata uang dari negara-negara penghasil komoditas menjadi lebih rendah. Tembaga turun 1,6%. Data pembelian rumah AS yang sebelumnya dimiliki mengalami penurunan pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir. Menteri Keuangan China Lou Jiwei mengatakan pertumbuhan menghadapi tekanan ke bawah dan me

Emas Hapus Gain Di 2014, Outlook Suku Bunga Meningkatkan Dollar

Gambar
Emas jatuh ke level terendah delapan bulan karena outlook biaya pinjaman AS yang lebih tinggi sehingga dolar mengalami penguatan, sementara itu permintaan terhadap emas menurun. Perak merosot ke level terendah empat tahun dan platinum turun ke terendah tahun ini. Emas untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,6% ke level $ 1,208.40 per ons, merupakan harga terendah sejak 2 Januari lalu. Logam mulia diperdagangkan pada level $ 1,213.38 pada 12:41 siang di Singapura, menurut harga Bloomberg. Bullion menunju penurunan kuartalan pertama tahun ini karena Index Spot Dollar Bloomberg naik ke level tertinggi empat tahun dan para investor mengurangi kepemilikan pada produk yang diperdagangkan di bursa emas terbesar tersebut. Pejabat Federal Reserve pekan lalu menaikkan perkiraan suku bunga untuk tahun 2015 nanti, bahkan bank sentral berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup. Emas reli sebanyak $ 1,392.33 pada Maret karena meningkatnya ketegangan

Minyak WTI Stabil; Brent Turun Jelang Data Manufaktur China

Gambar
Minyak mentah Brent turun untuk ketiga kalinya dalam empat hari terakhir jelang data manufaktur dari China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia. Sementara West Texas Intermediate (WTI) stabil di New York. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,5% di London. Indeks output pabrik China mungkin berada di angka 50 pada September, sebuah survei Bloomberg News menunjukkan sebelum pembacaan awal dari HSBC Holdings Plc besok. Itu akan turun dari pembacaan 50.2 untuk Agustus. Libya memompa minyak mentah sebanyak 700.000 barel per hari setelah produksi dipangkas di ladang minyak terbesarnya Sharara, menurut National Oil Corp. Minyak jenis Brent untuk pengiriman November turun sebanyak 49 sen ke level $ 97,90 per barel di ICE Futures Europe exchange dan berada di level $ 97,91 pada 11:27 pagi waktu Sydney. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 42% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah mengalami penurunan sebanyak 12% di tahun ini.

Emas Ditransaksikan Dekat level Terendah Januari, Prospek Suku Bunga AS Dorong Dolar

Gambar
Emas mendekati level terendah dalam delapan bulan terakhir karena prospek biaya pinjaman AS yang lebih tinggi sehingga membuat dolar menguat, sementara permintaan terhadap emas melemah. Perak turun ke level terendah dalam empat tahun terakhir dan platinum turun ke level terendahnya di tahun ini. Emas untuk pengiriman diperdagangkan pada level $ 1,217.91 per ounce pukul 8:31 pagi di Singapura meningkat dari level $ 1,215.70 pada 19 September kemarin, sementara itu logam turun ke $ 1,213.87, merupakan level terendah sejak 2 Januari lalu, menurut harga Bloomberg. Indeks menguat dalam 14-hari tertahan di bawah RSI 30 hari untuk hari kedelapan, merupakan sinyal terhadap beberapa investor bahwa harga emas mungkin siap untuk rebound. Bullion menuju penurunan di kuartalan pertama pada tahun ini karena Indeks Bloomberg Dollar Spot naik ke level tertingginya dalam empat tahun terakhir dan para investor mengurangi kepemilikan pada produk yang diperdagangkan di bursa emas terbe

Jelang Testimoni Draghi, Euro Menyentuh Level 14 Bulan Terendah

Gambar
Euro menyentuh level 14 bulan terendah jelang Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi berbicara kepada anggota parlemen Uni Eropa. Dolar Selandia Baru naik setelah Perdana Menteri John Key memenangkan masa jabatan ketiganya dalam kemenangan pemilu. Euro tahan penuruna dari pekan lalu versus sebagian besar 16 mata uang utama karena gejolak antara Rusia dan Ukraina bahkan di tengah perjanjian gencatan senjata membebani perkiraan perekonomian Eropa. Kiwi Selandia Baru menguat terhadap semua kecuali satu dari 31 rekan-rekan utama. Indeks dolar dekati level tertinggi dalam empat tahun jelang Federal Reserve Bank of New York William Dudley berbicara pada pertemuan Bloomberg. Euro naik 0,1% ke level $ 1,2844 pada pukul 9:15 pagi di Tokyo setelah jatuh ke level $ 1,2826, level yang tidak terlihat sejak Juli 2013 pada saat itu berada di level ¥ 139,90 dari level 139,89. Dolar diperdagangkan di level ¥ 108,91 setelah naik 1,6% pekan lalu di level 109,04. Indeks Spo

Indeks Topix Jepang Menguat Ke Level 6 Thn Tertinggi

Gambar
Indeks Topix Jepang naik, dengan indeks saham acuan memperpanjang kenaikan ke level tertinggi enam tahun, karena perusahaan energi dan pengembang real estate memimpin gain. Indeks Topix naik 0,2% ke level 1,334.70 pada 09:02 di Tokyo, dengan sekitar tiga saham menguat untuk setiap dua saham yang jatuh. Indeks tersebut naik ke level tertinggi sejak Juli 2008 silam pada 19 September. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2% ke level 16,284.30 hari ini. Sementara yen naik 0,1% ke level 108,92 per dolar hari ini setelah melemah selama tiga hari terakhir. Para Mentri keuangan dan gubernur bank sentral Kelompok G-20 kemarin mengatakan bahwa tingkat suku bunga rendah dapat menyebabkan potensi peningkatan risiko pasar keuangan, karena negara besar bergantung pada stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan yang tidak merata.(yds) Sumber: Bloomberg

Saham Asia Naik, Pasca Pemilu Di Selandia Baru

Gambar
Saham Asia naik untuk hari kedua, memimpin gain di Selandia Baru pasca pemerintahan yang kemarin kembali terpilih dalam pemilihan umum di Selandia Baru. Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,1 persen ke level 144,65 pukul 09:04 pagi di Tokyo, setelah mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir, sebelum bursa di Hong Kong dan China dibuka. Indeks Topix Jepang naik sebesar 0,2 persen, indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,2 persen dan Indeks Australia S&P/ASX 200 stagnan. Mata uang yen naik sebesar 0,1 persen ke level 108,93 per dolar. Negara-negara berkembang di Asia mungkin harus mengorbankan beberapa pertumbuhan pada tahun depan di tengah melemahnya potensial dari suku bunga AS yang lebih tinggi, Menteri Keuangan Indonesia Chatib Basri mengatakan dalam sebuah wawancara kemarin di Cairns, Australia. Pejabat Federal Reserve pekan lalu menaikkan perkiraan rata-rata mereka untuk tingkat dana federal pada akhir 2015 nanti. Sumber: Bloomberg

Saham Huaneng Turun Tekan Bursa Saham China Ke Level 2-Bulan Terendah

Gambar
Saham China turun, mengirimkan Indeks perusahaan China di Hong Kong turun ke level terendah dalam dua bulan terakhir, karena Saham Huaneng Power International Inc melemah sehingga investor berspekulasi bahwa perekonomian China akan semakin menurun. Saham Huaneng, perusahaan operator pembangkit listrik tenaga batu bara, turun sebesar 3,1 persen pasca Goldman Sachs Group Inc memangkas rating pada saham mereka. Saham PetroChina Co turun sebesar 1,1 persen, sementara Wintime Energy Co turun sebesar 1,5 persen karena saham energi turun tajam pada Indeks CSI 300. Saham Galaxy Entertainment Group Ltd naik tajam dalam satu bula terakhirn di Hong Kong sementara saham kasino reli. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,6 persen ke level 10,732.82 pada pukul 10:57 pagi waktu setempat, memperpanjang kerugian pekan ini sebesar 2,5 persen. Data minggu ini menunjukkan investasi asing langsung (FDI) di China turun sebesar 14 persen pada Agustus ini, sementara harga ruma

Indeks Nikkei 225 Jepang Bersiap Menghapus Kerugian Tahun Ini, Yen Melemah

Gambar
Saham Jepang naik, mengirim Indeks Nikkei 225 Stock Average bersiap untuk menghapus penurunannya pada tahun ini, karena eksportir naik pasca mata uang yen melemah sebesar 109 per dolar untuk pertama kalinya sejak tahun 2008 silam. Saham Canon Inc, sebagai produsen kamera terbesar dunia, naik sebesar 1,4 persen. IHI Corp naik sebesar 3,1 persen pasca Credit Suisse Group AG menaikkan rating terhadap produsen mesin berat tersebut. Saham Sony Corp memperpanjang penurunannya kemarin pasca konsumen produsen elektronik tersebut memperkirakan penurunan yang lebih besar. Indeks Nikkei 225 naik sebesar 1,5 persen ke level 16,301.08 pada istirahat perdagangan di Tokyo hari ini, Indeks Nikkei 225 menuju kenaikan sebesar 0,1 persen pada tahun ini. Indeks Topix naik sebesar 1 persen ke level 1,330.39, telah bersiap untuk kenaikan mingguan ketiga. Mata uang yen turun sebesar 0,5 persen ke level 109.20 per dolar, pasca turun sebesar 1,4 persen dalam dua hari terakhir. Sementara it

Minyak Menuju Gain Mingguan Terkait Spekulasi OPEC

Gambar
West Texas Intermediate dan Brent menuju kenaikan mingguan pertama mereka bulan ini karena Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan memangkas produksi minyak tahun depan. Kontrak berjangka stagnan di New York, bersiap untuk melakukan kenaikan sebesar 0,8 persen pada pekan ini. OPEC, kelompok yang memasok sekitar 40 persen minyak dunia, akan menurunkan target produksi harian sebesar 500.000 barel dari 29,5 juta barel pada tahun 2015 nanti, sekretaris umum mengatakan di Wina pada hari kamis kemarin. Libya berhasil mempertahankan ladang minyak di Sharara, menyusul serangan roket di kilang Zawiya yang dapat mengancam hampir 30 persen dari output anggota OPEC. Minyak WTI untuk pengiriman Oktober berada di level $ 93,03 per barel yang di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, WTI turun sebesar 4 sen pukul 11:24 pagi waktu Sydney. Kontrak tersebut turun sebesar $ 1,35 ke level $ 93,07 kemarin, merupakan penutupan terendah sejak hari rabu kemarin. Vo

Emas Tahan Penurunan Mendekati Level Januari Terendahnya

Gambar
Emas menuju penurunan mingguan ketiga pasca turun ke level delapan bulan terendahnya karena sentimen Federal Reserve yang menaikkan perkiraan kenaikan suku bunganya, penguatan dolar dan meredupnya permintaan untuk nilai lindung. Emas untuk pengiriman segera ditransaksikan pada level $1,224.63 per ons pada pukul 8:44 pagi di Singapura dari level $1,225.15 kemarin, ketika logam turun ke level $1,216.03, terendah sejak 2 Januari lalu, menurut harga generik Bloomberg. Indeks kekuatan relatif (RSI) 14-hari tertahan di bawah 30 untuk untuk hari ketujuh, penurunan beruntun terpanjang sejak Juni 2013, menandakan bahwa harga mungkin bersiap untuk rebound. Emas telah merosot sebesar 0,4 persen pekan ini karena indeks Dolar Spot Bloomberg naik ke level tertingginya dalam 14-bulan terakhir dan sedang menuju peningkatan mingguan kelimanya. Pejabat otoritas the Fed memproyeksikan kenaikan tajam suku bunga acuan tahun depan bahkan berjanji untuk menahan biaya pinjaman mendekati nol

Penurunan Klaim Pengangguran AS Dongkrak Bursa Saham Asia

Gambar
Saham Asia naik, memangkas penurunan mingguan kedua pada indeks acuan regional, karena data menunjukkan lebih sedikit masyarakat Amerika yang mengajukan klaim pengangguran dan mata uang yen berada di level terendahnya dalam enam tahun terakhir terhadap dolar. Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,2 persen ke level 144,22 pukul 09:01 pagi di Tokyo, sebelum pasar di Hong Kong dan China buka. Langkah ini menuju penurunan sebesar 1,1 persen pada pekan ini pasca pertumbuhan perekonomian melemah karena output industri China sejak tahun 2008 silam sehingga menambahkan bukti bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu kehilangan momentumnya. Klaim pengangguran di AS turun sebesar 36,000 menjadi 280.000 pada periode yang berakhir pada 13 September kemarin, Departemen Tenaga Kerja menyatakan kemarin. Perkiraan rata-rata dari 52 ekonom yang disurvei Bloomberg menyatakan penurunan sekitar 305.000. Masyarakat yang mengajukan tunjangan pengangguran telah menurun ke level terendah